NAME : NURHAMIZAH
CLASS : XI IPA I
LESSON : ART OF CULTURE
TEACHER : RONALDO ROZALINO S.Sn
DASAR MALAYSIA NEGARA MISKIN
Saat duduk di bangku sekolah, kita telah diajarkan mengenal kebudayaan Indonesia. Batik, wayang, Reog Ponorogo, angklung dan Tari Pendet, termasuk lagu 'Rasa Sayange' dari Ambon Maluku dll.
Tiba-tiba seluruh keanekaragaman budaya itu, diklaim negara Malaysia sebagai miliknya dan dipublikasikan pada dunia.
Sebagai anak bangsa, darah kita pasti berdesir, marah dan geram.
Malaysia seenak 'perutnya' mencaplok karya Bangsa Indonesia untuk menarik turis ke negaranya. Ya permisi, sebelum mencantumkan atau ada tatakrama lah, meminta izin pada pemerintah Indonesia untuk kampanye wisatanya.
Tidak hanya keragaman budaya, negara Malaysia juga mencaplok dan mengklaim sejumlah pulau indah di Indonesia sebagai wilayahnya. Setelah Sempadan dan Ligitan, Malaysia kembali mengklaim Pulau Jemur di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Setelah sekian banyak seni budaya dan pulau yang direbut, apalagi selanjutnya. Haruskan kita, khususnya pemerintah tetap berdiam diri atau tidak mau tahu tentang hilangnya satu persatu aset bangsa tersebut. Sampai kapan ini terjadi?
Klaim Malaysia ini bisa terjadi karena adanya overlap budaya antar Malaysia dan Indonesia yang memang berdekatan dan serumpun. Parahnya, hal itu tidak didukung oleh sikap pemerintah yang tidak cepat tanggap mematenkan hasil karya dan kesenian tradisional.
Setelah klaim atas lagu Rasa Sayange, Reog Ponorogo, Tari Pendet dari Bali yang muncul dalam iklan Visit Malaysian Year yang ditayangkan di Discovery Channel, baru timbul protes. Seharusnya, sudah sejak dulu pemerintah memikirkan hak paten karya anak bangsa Indonesia.
Masyarakat Bali, atau daerah lainnya di Indonesia, tentu tak ingin kesenian tradisionalnya direbut begitu saja. Sudah saatnya kita menghentikan klaim Malaysia.
Saatnya pemerintah memiliki kebanggaan, melindungi aset kesenian dan kebudayaan Indonesia. Semua seni budaya itu tak sekadar pertunjukan dan hiburan, tetapi juga membuat ketahanan bangsa lebih kuat.Nama Malaysia sudah tidak cocok lagi buat Negara Malaysia,nama yang cocok buat Negara ini adalah MALINGSIA.Negara yang suka merebut kebudayaan bangsa lain.Terutama Negara Indonesia.
Ayo bangsa Indonesia,kita harus semangat lagi,rebut kembali kebudayaan bangsa kita yang telah direbut oleh MALINGSIA. Masak iya kita kalah oleh Malaysia,Jangan mau kalah donk.Hidup INDONESIA
HIDUP INDONESIA…..!!!!
MERDEKA…..!!!!!


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda